TANGERANG – Panggung Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40 tahun 2025 yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, menjadi saksi bisu lonjakan performa ekspor nasional. Di tengah hiruk-pikuk 1.619 eksportir yang memamerkan produk terbaik bangsa, CV Sukatani Perkasa berhasil mencuri perhatian pasar internasional dengan mencatatkan kesepakatan dagang signifikan. Sukatani Perkasa sukses kunci kontrak ekspor 6 kontainer ke Malaysia di TEI 2025.
Mengusung semangat “Go Global”, perusahaan yang berbasis di Sumatera Selatan ini sukses membukukan kontrak penjualan (closing) sebanyak 6 kontainer Crude Coconut Oil (CCO) atau minyak kelapa mentah dengan mitra dagang asal Malaysia. Kesepakatan ini terjadi di sela-sela perhelatan yang berlangsung pada 15–19 Oktober 2025 tersebut.
Membawa Keunggulan Lokal ke Panggung Dunia
Kehadiran CV Sukatani Perkasa di Zona Makanan, Minuman, & Pertanian TEI 2025 bukan sekadar partisipasi biasa. Perusahaan ini membawa misi membuktikan kualitas komoditas hilirisasi Indonesia. Di bawah tema besar TEI 2025, “Discover Indonesia’s Excellence: Trade Beyond Boundaries”, Sukatani Perkasa menunjukkan bahwa produk turunan kelapa dari Sumatera Selatan mampu melampaui batas standar kualitas yang dituntut pasar global.
Melalui sesi Business Matching yang difasilitasi oleh Kementerian Perdagangan, perwakilan CV Sukatani Perkasa berhasil meyakinkan buyer dari Malaysia mengenai konsistensi suplai dan spesifikasi teknis CCO yang di produksi.
“Keberhasilan mengunci kontrak 6 kontainer ini adalah bukti bahwa strategi ‘Go Global’ kami berada di jalur yang tepat. Kami tidak hanya menjual komoditas, tetapi juga menjual kepercayaan dan standar kualitas yang terukur kepada mitra internasional,” ujar William Chandra, Pimpinan CV Sukatani Perkasa di lokasi pameran.

Bagian dari Sukses Besar Ekspor Nasional
Pencapaian CV Sukatani Perkasa ini berkontribusi nyata terhadap total transaksi fantastis yang dicatatkan TEI 2025. Diketahui, pameran B2B terbesar di Indonesia ini berhasil meraup total transaksi hingga USD 22,8 Miliar (Rp376,2 Triliun), melampaui target pemerintah sebesar USD 16,5 Miliar.
Keberhasilan menembus pasar Malaysia ini juga menegaskan posisi CV Sukatani Perkasa sebagai pemain kunci dalam rantai pasok industri minyak nabati regional. Dengan memanfaatkan platform TEI yang dihadiri oleh 8.045 pembeli dari 130 negara, perusahaan telah membuka pintu untuk ekspansi pasar yang lebih luas di masa depan, tidak hanya di ASEAN tetapi juga membidik pasar Asia Timur dan Eropa.
Langkah konkret CV Sukatani Perkasa ini menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya untuk memanfaatkan momentum pameran internasional sebagai akselerator bisnis, mengubah potensi lokal menjadi devisa nasional.



